Tips Agar Sukses dalam Menjalankan Bisnis Laundry

Berawal dari kepekaan pebisnis dalam melihat permasalahan baru yang menghampiri masyarakat modern saat ini, lahirlah peluang-peluang usaha baru seperti bisnis laundry. Bisnis yang satu ini berkembang dengan cepat di era industri 4.0. Banyak orang tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengurus semua aktivitas rumah tangga seperti memasak dan mencuci pakaian.

Dengan alasan sibuk bekerja, sibuk kuliah atau tidak sempat, membuat pebisnis laundry memanfaatkan peluang emas ini. Banyak orang menggunakan jasa laundry untuk mengurus cucian dengan alasan praktis serta harga yang ditawarkan relatif terjangkau.

Bisnis ini dilirik oleh kalangan pebisnis kecil dan menengah, alasanya karena modal yang tidak terlalu besar, namun salah satu bisnis yang cukup menjanjikan dan menguntungkan saat ini.

Apakah kamu berminat membuka usaha laundry ?

Meskipun bisnis ini terlihat sepele, namun jika perencanaannya kurang matang dan pengetahuan yang kamu miliki kurang, kamu akan mengalami kegagalan dalam menjalankan usaha laundry. Jika ingin memulai bisnis ini, persiapkanlah segala sesuatunya dengan baik.

Target Usaha Bisnis Laundry ?

Mengapa kamu memilih bisnis laundry ? Bisnis yang tidak terlihat keren bagi sebagian orang, karena yang kamu lakukan adalah mengurus pakaian kotor orang-orang yang tidak kamu kenal.

Usaha laundry memiliki peluang sukses yang cukup besar, jika kamu menggeluti bisnis ini dengan sepenuh hati.

Bisnis ini memiliki target pasar yang cukup luas, berikut beberapa target konsumen yang perlu kamu perhatikan :

1. Keluarga yang sibuk bekerja

Banyak keluarga pasangan suami istri yang sama-sama memiliki aktivitas sebagai pekerja. Waktu yang dimiliki di rumah untuk menyelesaikan tugas rumah tangga terkadang tidak terlalu banyak, seperti mencuci dan menyetrika pakaian, sehingga mereka kadang lebih memilih mengantar pakaian kotor ke laundry. Lebih praktis, hemat waktu dan tenaga.

2. Mahasiswa

Banyak sekali mahasiswa di kota-kota besar yang berasal dari luar daerah. Ada yang tinggal di kos-kosan, ada juga yang mengontrak rumah selama menempuh masa pendidikan. Dikarenakan aktivitas kuliah yang padat, atau memang kebanyakan malas untuk mencuci dan menyetrika pakaian sendiri, mereka lebih memilih mengantar pakaian kotor ke laundry.

3. Karyawan kantoran dan pekerja pabrik

Tak beda jauh dengan para mahasiswa yang sudah lelah dengan aktivitas kuliahnya, para pekerja kantoran dan pabrik juga banyak yang lebih memilih mengantar pakaian kotor ke laundry. Aktivitas bekerja seharian sudah cukup menguras energi untuk sejenak meluangkan waktu mengurus pakaian-pakaian kotor.

Dengan harga laundry yang relatif murah, mereka sudah mendapatkan pakaian bersih, sudah rapi disetrika dan wangi. Benar-benar sangat memudahkan dan meringankan bagi para pekerja kantoran dan pabrik yang sudah seharian lelah bekerja.

Usaha laundry selalu memiliki target pasar, selama ada para pekerja kantoran, pasangan suami istri yang sibuk bekerja, serta mahasiswa baru setiap tahunnya. Hal inilah yang membuat bisnis laundry selalu bertahan meskipun banyak pesaing yang lain.

Bisnis ini dapat kamu mulai dari skala yang kecil, sehingga tidak membutuhkan modal yang terlalu besar untuk merintisnya. Peralatan dan perlengkapan yang kamu butuhkan untuk memulai bisnis ini adalah :

  • Mesin cuci
  • Setrika
  • Timbangan
  • Deterjen
  • Pewangi dan pelicin pakaian
  • Gantungan baju
  • Meja dan kursi plastik
  • Lemari
  • Ember
  • dst

Berapa Keuntungan Bisnis Laundry ?

Meskipun bisnis ini terlihat sepele, ternyata keuntungan yang akan kamu dapatkan cukup menggiurkan. Modal awal memulai bisnis ini sekitar 10 jutaan, untuk membeli peralatan dan perlengkapan laundry, serta biaya operasional.

Misalkan kamu memasang tarif untuk jasa laundry 5.000 hingga 6.000 per kilogram, lalu dalam 1 hari kamu bisa mendapatkan orderan minimal 30 kg pakaian, maka omset yang akan kamu dapatkan selama 1 bulan sekitar 4.500.000 sampai 5.400.000.

Tips Sukses Bisnis Laundry

Setelah memutuskan untuk memulai bisnis ini, dan modal yang kamu miliki dirasa sudah cukup, langkah selanjutnya adalah memikirkan strategi untuk menarik minat pelanggan agar mempercayakan pakaian kotor mereka ke laundry kamu. Nah, berikut tips agar bisnis yang kamu geluti semakin sukses :

1. Menguasai Ilmu Bisnis Laundry

Hal pertama yang harus dilakukan untuk memulai suatu bisnis adalah menguasai ilmu dari bisnis yang akan digeluti. Seperti bisnis laundry ini, kamu harus mengetahui :

  1. Teknik mencuci pakaian yang baik dan benar
  2. Cara menyetrika dan melipat pakaian yang rapi
  3. Teknik melipat dan membungkus pakaian yang benar
  4. dst

Tujuannya tentu untuk membuat pelanggan puas dengan pelayanan laundrymu, dengan begitu mereka akan menjadi pelanggan setia.

2. Lokasi Laundry yang Strategis

Lokasi yang strategis akan sangat menentukan kelangsungan bisnismu. Langkah awal untuk menentukan lokasi laundry adalah dengan menentukan target pasar yang ingin kamu tuju.

  • Target pasangan menikah, maka carilah tempat yang dekat dengan perumahan padat penduduk.
  • Target pelajar dan mahasiswa, maka pilihlah lokasi di dekat kampus.
  • Atau bila target pasarmu para pekerja kantoran/pabrik, cari lokasi di sekitar kontrakan atau kost-kostan yang dekat perkantoran/pabrik.

Namun jika kamu seorang ibu rumah tangga yang hanya ingin mencari kesibukan, maka cukup membuka usaha laundry di rumah saja, dengan target konsumen penghuni komplek, hingga tetangga komplek sebelah.

3. Melihat Tingkat Persaingan untuk Menentukan Harga

Bisnis laundry saat ini sudah menjamur dimana-mana, sehingga persaingannya cukup ketat. Apalagi jika di lokasi laundry kamu sudah ada yang lebih dulu. Untuk itu, ketika menentukan harga, pastikan harga yang kamu patok bersaing dengan harga pesaingmu.

Kalaupun minimal sama, maka kamu bisa memaksimalkan pada pelayanan kepada pelanggan, agar dengan harga yang sama namun pelayanan yang didapatkan di laundrymu lebih baik dari pesaing.

Dalam menentukan harga kamu juga harus merujuk pada target pasar yang akan dituju, misal jika mahasiswa atau pekerja kantoran/pabrik, maka jangan menetapkan harga yang terlalu tinggi. Karena kondisi suatu ekonomi akan sangat berpengaruh pada alasan mereka memilih laundry.

Jadi, lakukanlah survey terlebih dahulu mengenai harga laundry kiloan disekitar lokasi usaha, kemudian tentukan harga berdasarkan harga pasaran tersebut.

4. Berikan Pelayanan yang Berkualitas

Pelayanan berkualitas bagi pelanggan adalah kunci keberlangsungan bisnis. Jagalah selalu kualitas serta selalu tingkatkan pelayanan laundrymu agar semakin banyak konsumen yang menjadi pelanggan tetap.

Kalau perlu lakukan follow up kepada konsumen untuk mencari tahu apakah mereka merasa puas dengan kinerja laundry kamu. Jika mereka sudah merasa puas, maka kamu hanya perlu melakukan peningkatan pelayanan kepada setiap pelanggan.

Namun jika mereka belum merasa puas, segera rumuskan langkah-langkah untuk memperbaikinya.

Bentuk-bentuk pelayanan yang dapat kamu berikan kepada pelanggan antara lain :

  • Membuka toko lebih pagi, agar para mahasiswa atau para pekerja kantoran/pabrik yang berangkat kerja dapat sekalian menitipkan pakaian kotor mereka.
  • Sikap yang ramah ketika menerima dan menyerahkan kembali hasil laundryan.
  • Menjaga kondisi pakaian agar selalu baik setelah selesai dicuci/disetrika.
  • Menjaga kualitas hasil cucian untuk menjaga kepercayaan pelanggan.

5. Memperhatikan ketepatan waktu

Dalam bisnis laundry, waktu merupakan hal yang sangat krusial untuk diperhatikan. Karena ketepatan waktu sangat berkaitan erat dengan kepuasan pelanggan.

Ketepatan waktu dalam menyelesaikan cucian pelanggan akan menjadi standar penilaian baik buruknya pelayanan laundry. Sehingga kamu harus selalu menjaga reputasi bisnis dengan menghargai waktu dalam menyelesaikan cucian pelanggan.

Jadi, pastikanlah pelanggan menerima pakaian mereka sesuai waktu yang sudah ditentukan. Jangan sampai membuat pelanggan kecewa, karena kekecewaan pelanggan dapat menjadi mimpi buruk. Mereka akan menceritakan pengalaman buruknya kepada orang lain ketika laundry di tempatmu.

6. Memberikan pelayanan dengan berbagai variasi

Mungkin diawal memulai usaha laundry, kamu hanya menerima laundry kiloan saja, namun seiring berjalannya waktu, kamu dapat menambah variasi pelayanan laundry seperti berikut :

  • Laundry ekspres
  • Laundry tas
  • Laundry pakaian khusus misal jas
  • Laundry barang-barang tertentu seperti karpet dan selimut

Kamu juga dapat menawarkan varian parfum yang disukai pelanggan, karena tidak semua pelanggan menyukai wangi parfum yang sama.

7. Terapkan Prinsip Kehati hatian

Berhati hatilah saat mengurus barang milik pelanggan. Jika rusak, kamu akan mendapatkan banyak komplain. Misalnya jangan mencampur pakaian dalam satu kali cuci, pisahkan pakaian putih dan berwarna agar tidak luntur.

Dalam bisnis laundry, kehati-hatian dalam memperlakukan barang-barang pelanggan akan sangat berpengaruh pada kelangsungan bisnis.

8. Lakukan Strategi Pemasaran

Berhasil atau gagalnya bisnis yang kamu geluti, apapun itu sangat bergantung pada teknik pemasaran yang kamu lakukan.

Kamu dapat memulai strategi pemasaran dari hal yang paling sederhana, yaitu memasang banner dan menyebarkan brosur. Atau di era yang serba digital ini kamu dapat memanfaatkan teknologi yang ada seperti sosial media.

Mempromosikan bisnis secara online merupakan cara tepat menghemat waktu dan biaya serta jangkauan yang lebih luas. Banyak bisnis yang sukses karena menggunakan promosi online.

Selain melakukan pemasaran secara offline maupun online, kamu juga dapat menarik minat pelanggan dengan promosi yang menarik, contohnya :

  • Memberikan diskon khusus kepada pelanggan yang baru pertama kali laundry di tempat kamu.
  • Atau gratis cuci 1 kg setelah melakukan pencucian sebanyak 7 kali.
  • Bisa juga kamu memberikan diskon yang menggiurkan bagi pelanggan yang mengambil paket cuci setrika selama 1 bulan.

9. Memilih Karyawan yang Kompeten

Apabila bisnis laundrymu mulai berkembang, jangan ragu untuk menambah karyawan yang kompeten di bidang ini.

Untuk urusan mencuci carilah wanita yang rajin dan cekatan. Sedangkan bagian antar jemput barang (jika ada), cari laki – laki yang gesit dan mudah bergaul.

10. Lakukan Manajemen Keuangan dengan Baik

Sebuah bisnis dapat berjalan dengan baik dan berkembang dengan pesat apabila diimbangi dengan pengaturan keuangan yang baik.

Lakukan pencatatan secara detail pada bagian berikut ini :

  • Pencatatan biaya operasional setiap bulan
  • Pencatatan transaksi harian
  • Pencatatan biaya perawatan peralatan jika terjadi kerusakan

Dengan pencatatan yang detail dan rapi, maka kamu bisa mengontrol dan mengevaluasi hasil usaha setiap bulan.

Contoh usaha lain di bidang makanan seperti “usaha telur gulung“. Meskipun skalanya kecil jika ditekuni dan manajemen keuangannya baik, sehari bisa menghasilkan omzet 3 jutaan. (sumber)

Semoga tips di atas dapat membantu kamu yang ingin memulai bisnis di bidang laundry.

Kunci sukses sebuah bisnis adalah perencanaan yang matang, penguasaan terhadap bisnis yang digeluti dan pastinya harus diiringi dengan semangat pantang menyerah. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment