Bisnis Makanan Ringan dengan Modal Kecil

Memulai bisnis tak harus selalu dengan modal besar, seperti bisnis makanan ringan, bisnis rumahan yang terlihat sepele inipun bila dijalani dengan sungguh-sungguh dan penuh kesabaran, maka bisa menjadi ladang pendapatan utama.

Makanan ringan merupakan cemilan yang memiliki banyak penggemar di Indonesia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Hal ini menjadikan bisnis ini berpotensi meraup keuntungan yang banyak apabila kamu tekuni.

Untuk berjualan makanan ringanpun kamu tak perlu menyewa tempat yang mahal atau lapak yang besar, seperti bisnis resto ataupun kafe. Kamu hanya perlu sewa tempat yang murah dan strategis, untuk menjual daganganmu.

Bisnis Makanan Ringan yang Menjanjikan

Ada banyak jenis makanan ringan yang laku keras di pasaran, bahan bakunya yang mudah di cari memudahkan kamu untuk memulai usaha ini. Yang harus kamu perhatikan adalah cara pengemasan yang menarik, agar makanan ringan tersebut terlihat kekinian, sehingga mudah laku di pasaran.

Berikut beberapa ide bisnis makanan ringan yang patut untuk kamu coba :

1. Bisnis makanan ringan aneka macam kripik

Keripik adalah salah satu cemilan yang sangat disukai oleh anak-anak hingga kaum dewasa. Ada banyak jenis keripik yang dijual dipasaran, seperti keripik singkong, keripik pisang, keripik ubi, keripik tempe, keripik kentang, hingga keripik rebung.

Selain bahan bakunya yang mudah untuk didapatkan, cara pembuatan keripik juga terbilang mudah, modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar. Sehingga hal ini akan sangat mempermudah kamu untuk memulai bisnis makanan ringan.

Agar produkmu disukai oleh konsumen, kamu dapat mengemas keripikmu dengan tampilan yang unik dan menarik. Selain itu rasa yang disuguhkan pun harus enak dan cocok dengan lidah konsumen.

Kamu juga harus selalu melakukan inovasi-inovasi pada variasi rasa keripikmu, seperti mencoba membuat keripik pedas, keripik pedas manis, keripik dengan aneka rasa buah, atau balado.

Selain menjualnya sendiri, kamu juga dapat mulai bekerjasama dengan warung-warung kecil, toko makanan, atau bahkan supermarket jika nanti bisnis keripikmu semakin besar.

Di era yang serba digital ini, kamu dapat mulai memasarkan keripikmu secara online, baik melalui media sosial, ataupun mulai berjualan melalui marketplace-marketplace seperti Bukalapak, Sophee, Tokopedia, dan lain-lain.

2. Bisnis makanan ringan aneka gorengan

Satu lagi bisnis makanan ringan yang bermodal kecil, serta menghasilkan keuntungan yang menjanjikan adalah usaha gorengan. Hampir disetiap tempat pasti ditemui pedagang gorengan, dengan beraneka ragam jenis gorengan yang dijual.

Gorengan adalah makanan ringan yang disukai oleh semua kalangan, cemilan yang satu ini menjadi favorit ketika berkumpul bersama keluarga. Sehingga meskipun hampir disetiap tempat telah banyak yang berjualan, namun peminatnya tetaplah banyak, karena setiap jenis gorengan memiliki penggemarnya masing-masing.

Beberapa jenis gorengan yang sangat laris dipasaran adalah pisang goreng, bakwan goreng, tahu isi goreng, tahu sumedang, pisang coklat goreng, aneka singkong dan ubi goreng, hingga risoles goreng.

Tak harus menyediakan semuanya, kamu dapat menjual beberapa jenis gorengan saja. Tergantung berapa besar modal yang kamu miliki.

Bagi kamu yang memiliki rasa gengsi, bisnis gorengan memang bisnis yang terdengar kurang keren. Namun bagi kamu yang memiliki jiwa bisnis, usaha yang tidak membutuhkan modal besar ini dapat menjadi awal yang baik bagi kamu untuk merintis kesuksesan.

Saat ini sudah banyak aneka jenis gorengan yang telah masuk di toko-toko kue, bahkan di supermarket-supermarket besar.

Gorengan tak lagi menjadi makanan pingir jalan, namun kini dengan inovasi-inovasi yang semakin canggih, gorengan telah disulap menjadi makanan menarik yang bahkan tersedia di menu-menu kafe dan restoran.

3. Bisnis makanan ringan aneka kue

Aneka jenis kue pasar yang menggoda lidah, tentunya tak asing lagi bagimu. Makanan ringan dengan berbagai jenis variasi ini selain memiliki rasa yang nikmat, ternyata dapat menjadi salah salah satu peluang bisnis yang patut kamu coba.

Kue terbagi menjadi 2 jenis, yaitu kue kering dan kue basah. Kue kering memiliki tingkat ketahanan yang lebih lama dari kue basah, sehingga dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama. Namun kue basah tidak dapat bertahan lama, harus segera habis karena dapat basi dan tidak enak lagi untuk dikonsumsi.

Apabila kamu ingin memulai usaha kue, maka yang harus kamu lakukan adalah melihat target pasarmu, untuk menentukan kue seperti apakah yang nantinya akan kamu jual.

Apabila kamu ingin menjual kue secara online maupun offline, kue kering cocok untuk kamu produksi, karena selain tahan lama, jenis kue ini banyak dicari oleh konsumen untuk saat-saat tertentu, seperti saat hari raya Idul fitri.

Beberapa jenis kue kering yang dapat menjadi referensi untuk kamu jual karena banyak laku dipasaran adalah, aneka jenis kue nastar, kue kering kacang, putri salju, kue sagu keju, kastengel, eggroll, chococips, kue lidah kucing, dan masih banyak lagi.

Sedangkan kue basah, dapat kamu jual secara offline di pasar-pasar tradisional, ataupun di pusat-pusat perbelanjaan. Meskipun cepat basi, namun kue basah juga memiliki peminat yang banyak, karena harganya yang murah, dan jenis serta rasa yang variatif dan beragam.

Kue basah yang banyak laku dipasaran adalah aneka jenis kue kukus seperti klepon, dadar gulung, nagasari, kue lopis, mendut,cenil, kue talam, kue lemper, kue bolu, kue apam, kue lapis, one-onde, wajik, kue cucur, arem-arem, bikang, gemblong, aeka kue donat, surabi, martabak, bakpao, kue cubit, dan masih banyak lagi.

Bisnis makanan, aksesoris, pulsa, dan bisnis pakaian, apapun bisnis yang akan kamu pilih pasti selalu ada tantangan ketika akan memulainya. Jangan takut untuk mencoba, karena banyak pebisnis kuliner yang sukses, karena giat dan tekun melakoni usahanya.

Jangan pernah takut untuk mencoba, karena kamu tidak akan pernah tahu apakah bisa sukses di bidang bisnis makanan ringan ini, apabila kamu belum mencobanya. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment