Cara Memulai Usaha Kuliner untuk Pemula

Bisnis kuliner merupakan salah satu usaha yang banyak peminatnya, karena selain keuntungannya yang menjanjikan, bisnis ini juga tak pernah ada matinya.

Banyak orang yang menggeluti bisnis ini dengan menghadirkan beragam pilihan menu untuk pelanggan. Namun tak banyak juga yang bertahan lama, lalu bagaimanakah cara memulai usaha kuliner agar dapat berhasil dan sukses ?

Apabila kamu ingin menggeluti bisnis ini, maka kamu harus memiliki kreativitas dan inovasi dalam bidang kuliner.

Namun jangan khawatir, meskipun banyak orang yang sudah memulai usaha kuliner, kamu tetap memiliki banyak peluang untuk dapat sukses di bisnis ini. Karena makanan adalah kebutuhan primer yang tak dapat dielakkan, sehingga bisnis kuliner ini banyak dilirik oleh para pemula dalam dunia bisnis. Apakah kamu berminat untuk memulainya?

Jika kamu berminat dengan bisnis kuliner dan masih bingung bagaimana cara memulainya, ikuti tips memulai usaha kuliner di bawah ini.

Cara Memulai Usaha Kuliner

1. Membuat konsep yang menarik

Apapun bisnis yang akan kamu geluti baik bisnis online atau bisnis rumahan harus ada konsep yang menarik, hal ini akan menjadi nilai tambah tersendiri bagi bisnis tersebut. Begitu juga dalam bisnis kuliner, konsep yang menarik akan menjadi daya tarik bagi konsumen.

Buatlah konsep yang menarik dan berbeda dari bisnis kebanyakan sebelum kamu memutuskan untuk membuka bisnis kuliner.

Konsep yang menarik itu dapat berupa nama bisnis yang unik dan “nyeleneh” serta konsep dekorasi yang tak lazim yang tidak dimiliki oleh orang lain.

Hal inilah yang akan membuat konsumen penasaran dan ingin mencoba produk yang kamu jual, dengan keunikan pelayanan yang ditawarkan. Karena saat ini rasa masakan yang enak saja tidak cukup untuk menarik minat pelanggan.

Agar tempat makan kamu menjadi salah satu daftar lokasi yang harus dikunjungi oleh para konsumen, maka buatlah konsumen berkesan dengan pelayanan, makanan, dan tempat yang menarik yang membuat mereka ingin selalu kembali berkunjung ke tempat makanmu.

2. Tentukan target pasar

Setelah kamu memiliki konsep yang menarik, maka langkah selanjutnya adalah menentukan target pasar, karena target pasar adalah acuan bagi kamu untuk merancang strategi pasar.

Tentukan target pasar secara spesifik, seperti umur, pekerjaan, gaya hidup, pendapatan, dan lain-lain.

Misalkan kamu ingin membuka usaha kuliner di daerah kampus, maka produk yang cocok untuk dijual adalah makanan dengan harga terjangkau, serta tempat yang nyaman untuk kalangan mahasiswa dan pelajar seperti warung makan yang berkonsep cafe misalnya. Apabila pasar yang kamu tuju tertarget, maka kamu tidak akan kesulitan untuk menjual produk kulinermu.

3. Lokasi yang strategis

Sebelum kamu memulai usaha kuliner, penentuan tempat adalah hal yang sangat penting untuk kelangsungan bisnis kamu kedepannya.

Pilihlah tempat yang ramai, didepan jalan utama, atau bergabung dengan sentra-sentra pedagang kuliner lainnya seperti food court, ataupun pusat perdagangan makanan lainnya.

4. Cara melayani konsumen

Dulu memang lokasi yang strategis menjadi penentu maju tidaknya bisnis kuliner. Karena para pebisnis pasti akan berlomba-lomba mencari tempat yang ramai dilalui oleh banyak orang, ataupun di jalan utama.

Namun, seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi, lokasi yang strategis kini tak lagi menjadi hal yang utama.

Mengapa ? Karena saat ini sudah banyak fasilitas pesan antar dari ojek online yang siap membantu usahamu. Bagi konsumen yang malas keluar rumah, maka jasa pengantar makanan online ini yang akan membantu kamu mengantarkan pesanan ke para pelanggan.

Beberapa cara lain yang dapat kamu lakukan sebagai bentuk pelayanan kepada konsumen adalah :

  • Lokasi usahamu terdaftar di Google Business agar mempermudah para konsumen dalam mencari tempat lokasi.
  • Lokasi usahamu memiliki tempat parkir yang memadai
  • Lokasi usahamu mudah untuk di akses.

5. Selalu berinovasi dengan baik

Untuk mampu bertahan dalam ketatnya persaingan dalam bisnis kuliner, maka kamu harus selalu melakukan inovasi terhadap bisnis makanan yang kamu geluti. Inovasi dalam bentuk rasa makanan, tampilan dan bentuk, cara penyajian, serta kreasi dalam pembuatannya.

Apabila bisnis yang kamu geluti sama persis dengan bisnis orang lain, maka kamu dapat menerapkan konsep ATM (amati, tiru, modifikasi).

Meskipun memiliki bisnis yang sama, namun konsep yang kamu miliki harus berbeda dan lebih menarik dari yang lain. Buatlah selalu inovasi-inovasi baru yang akan membuat konsumen merasakan kesan berbeda setelah mencoba produk dan layanan bisnis kulinermu.

6. Mencari supplier bahan makanan yang tepat

Kualitas bahan makanan yang baik sangat berpengaruh terhadap rasa makanan yang disajikan. Dan rasa makanan yang enak akan sangat berpengaruh terhadap minat konsumen untuk kembali datang ke warung makanmu.

Oleh karena itu, kamu harus mendapatkan bahan makanan yang berkualitas baik dari supplier yang dapat dipercaya dan bertanggungjawab.

7. Kalkulasi harga bahan untuk menentukan harga jual

Mengetahui harga-harga beragam bahan makanan juga sangat penting sebelum memulai bisnis kuliner. Karena kamu harus melakukan perhitungan untuk kalkulasi menentukan harga jual menu makanan. Menentukan harga jual harus dilakukan dengan teliti, untuk menghindari kerugian kedepannya.

8. Harga menu makanan yang terjangkau

Rasanya sudah tidak asing dengan perilaku konsumen yang ingin mendapatkan harga terjangkau namun dengan pelayanan yang maksimal. Perilaku konsumen yang seperti itu memang sudah lumrah, dan kamu harus mulai beradaptasi dengan hal tersebut.

Berikanlah harga yang terbaik bagi para konsumen, jika ingin bisnis yang kamu kelola semakin sukses. Dengan harga yang terjangkau dan pelayanan yang baik, maka itulah yang akan menjadi daya tarik konsumen untuk menjadi pelanggan setiamu.

9. Memiliki keahlian dan pengetahuan di bidang kuliner

Ketika memilih untuk berbisnis kuliner, maka kamu harus memiliki keahlian dan pengetahuan di bidang kuliner. Dengan keahlian dan pengetahuan inilah yang nantinya akan memunculkan ide-ide baru serta inovasi baru.

Inovasi inilah yang akan membuat menu yang kamu sajikan beda dengan yang lainnya. Meskipun kamu menggunakan chef atau juru masak, kamu harus tetap mengetahui lebih dalam mengenai bisnis yang kamu geluti.

10. Selalu menjaga reputasi bisnis

Jika kamu ingin bisnis yang kamu geluti bertahan lama, maka kamu harus selalu menjaga reputasinya dimata konsumen. Menjaga reputasi bisnis kuliner dengan cara memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumen, selalu menjaga kebersihan makanan dan tempat, hingga menjaga kualitas rasa makanan tetap enak walaupun bisnis sudah berkembang pesat dan banyak pengunjungnya.

11. Memanfaatkan internet

Banyaknya pengguna internet yang semakin bertambah saat ini, dapat kamu manfaatkan untuk menunjang bisnis agar semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Kamu dapat mempromosikan produk makananmu melalui sosial media yang kamu miliki. Banyak bisnis online di bidang kuliner yang sukses memanfaatkan internet sebagai media promosi, karena memiliki jangkauan yang lebih luas.

12. Bersabar di awal merintis usaha

Awal berbisnis di bidang kuliner ini harus banyak bersabar, karena dibutuhkan waktu pengenalan kepada konsumen terlebih dahulu.

Mungkin baru awal-awal buka masih sepi pengunjungnya. Namun jangan khawatir, jika menu masakanmu enak dan cocok dengan lidah para konsumen, maka akan dengan sangat mudah tersiar kabarnya kepada konsumen-konsumen lain.

Kunci agar bisnis kulinermu berjalan dengan lancar dan baik adalah dengan melakukan perencanaan di awal dengan baik dan menyeluruh.

Persiapkan segala sesuatunya dengan matang, agar rencana kamu terpampang jelas ke depan. Dan jangan lupa bersabar adalah hal terpenting yang harus kamu miliki dalam menjalani semua bisnis.

Leave a Comment